"Kita sedang dalami, terlapor pukul 19.00 WIB akan kita panggil. Sementara ini belum dibagikan (sembakonya), masih ada di kantor," ujar Ketua Panwaslu Jaksel Ahmad Ari Masyhuri saat dihubungi detikcom, Senin (17/4/2017).
Hingga saat ini, Panwaslu sedang minta keterangan dari pelapor dan beberapa saksi. Ari mengatakan proses klarifikasi ini untuk memastikan ada-tidaknya kaitan sembako tersebut dengan Pilgub DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, warga menyegel kantor DPC PPP Jakarta Selatan yang berada di bilangan Jagakarsa tadi pagi. Penyegelan tersebut terkait adanya penyimpanan sembako dalam masa tenang Pilgub DKI.
Ketua DPC PPP kubu Haji Lulung, Hadi, menduga pengiriman sembako itu dikoordinasi oleh pengurus PPP kubu Ketum Romahurmuziy (Romi). Lulung sendiri mengatakan pengiriman sembako itu sebagai bentuk kecurangan.
"Ada laporan masyarakat, ada penurunan sembako jam 02.00 WIB sebanyak tujuh truk sembako. Lalu teman-teman yang sedang berkeliling melapor ke saya. Kemudian saya persuasif, ajak komunikasi warga, saya dapati ini dikoordinasi oleh PPP kubu Romi," ujar Hadi, Senin (17/4). (knv/elz)











































