"Kami akan turunkan 64.523 personel untuk mengamankan pilkada putaran kedua untuk Jakarta Damai," ujar Iriawan seusai acara 'Deklarasi Damai Pilgub DKI' di Silang Monas, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (17/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nantinya tiap satu TPS akan dijaga 1 personel polisi, 1 TNI bersama 2 personel Linmas. Kami semua ingin pelaksanaan pemilu ini bebas dari segala bentuk intimidasi dan provokasi," paparnya.
"Cukup kami yang jaga, yang lain dipersilakan tidak berada di TPS. Kami ingin pilkada yang damai untuk semua," imbuh Iriawan.
Kapolda menegaskan, siapa saja pasangan calon yang terpilih nanti, diminta tidak melakukan euforia yang berlebihan. Sedangkan yang tidak terpilih diminta tidak melakukan hal-hal yang melawan hukum.
"Kami harap para pendukung menjaga keamanan. Kami menyampaikan, siapa pun yang terpilih, kami harap tidak melakukan euforia yang berlebihan. Sementara yang tidak terpilih diminta tidak melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum," tegasnya.
Hal senada disampaikan Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi, yang berkomitmen ikut serta mendukung pelaksanaan pemilu yang aman, damai, jujur, dan adil. Menurutnya, personel TNI akan siap mendukung penuh pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan.
"Saya selaku Pangdam siap membantu penuh Kapolda Metro Jaya untuk pengamanan. Berapa pun jumlah personelnya, kami siap. Karena kita sudah mendengar komitmen para paslon agar melaksanakan pemilu yang damai, jujur, dan adil," ungkap Jaswandi di lokasi yang sama. (adf/elz)











































