"Ya tentu saksi-saksi inilah yang perlu kita dalami berkaitan dengan kegiatan-kegiatan keluar-masuknya orang di perumahan korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/4/2017).
Pendalaman keterangan saksi dilakukan untuk mencari tahu orang-orang yang patut dicurigai berkaitan dengan insiden penyiraman air keras. Polisi hingga saat ini belum mendapatkan gambaran soal pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga sudah mendapatkan rekaman CCTV di kompleks perumahan Novel. Rekaman CCTV ini akan disinkronkan dengan keterangan para saksi dan bukti-bukti yang dimiliki polisi.
"Kemudian dari saksi ini akan kita sinkronkan kembali dan sekarang masih kita analisis. Setelah kita analisis CCTV, kita akan sinkronkan dengan keterangan para saksi," terang Argo.
Saksi tersebut di antaranya pihak RT/RW, tetangga, dan orang-orang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Polisi juga akan mendalami foto-foto orang yang dicurigai.
"Namanya info dari masyarakat, tentu kami terima, baik itu foto atau apa. Tapi tentu kami perlu identifikasi, klarifikasi, apakah betul foto ini dengan keterangan para saksi. Masih kami dalami kembali, masih kami sinkronkan keterangan para saksi dengan info yang diterima dari masyarakat," ujar Argo. (mei/fdn)










































