Pantauan detikcom, para 'superhero' itu membawa kertas bertuliskan 'We Are Guardians of KPK, Selamatkan KPK dan KPK Jangan Takut'. Mereka tiba di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jaksel, sekitar pukul 16.00 WIB.
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Tibiko Zabar, mengatakan tujuan aksi ini adalah memberikan dukungan terhadap KPK agar tidak lemah dalam menangani kasus korupsi. Apalagi penyidik KPK Novel Baswedan mengalami teror oleh orang tidak dikenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Superhero beraksi di halaman gedung KPK, Senin (17/4/2017) (Faiq Hidayat/detikcom) |
"Kemarin penyidik KPK mengalami serangan, Novel cedera cukup parah. Kami rasa Guardians of KPK sudah sepantasnya kami hadir untuk memberikan dukungan agar KPK tidak lemah menangani kasus-kasus besar," kata Tibiko di gedung KPK, Senin (17/4/2017).
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tibiko Zabar (Faiq Hidayat/detikcom) |
Dia menyebut kostum superhero ini sebagai simbol menjaga KPK dari serangan teror. Dia berharap masyarakat mendukung KPK memberantas korupsi.
"Kami datang keinginan masing-masing, kalau KPK ada serangan, mengalami kelemahan, kami tidak diam, kami memakai seragam superhero simbol support kami," ujar Tibiko.
Para aktivis juga meminta Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas serangan teror Novel tersebut. Penyidik KPK juga harus dikawal oleh aparat keamanan agar mendapat perlindungan.
"Presiden dan Kapolri menuntaskan kasus teror dan meminta KPK membentuk tim khusus bertugas untuk mengawal dan melindungi penyidik KPK, terutama menangani kasus besar," tutur Tibiko.
Foto: Faiq Hidayat/detikcom |












































Superhero beraksi di halaman gedung KPK, Senin (17/4/2017) (Faiq Hidayat/detikcom)
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tibiko Zabar (Faiq Hidayat/detikcom)
Foto: Faiq Hidayat/detikcom