Kasus Miryam, Elza Syarief: Saya Lihat BAP Sudah Dicoret-coret

Kasus Miryam, Elza Syarief: Saya Lihat BAP Sudah Dicoret-coret

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 17 Apr 2017 16:38 WIB
Kasus Miryam, Elza Syarief: Saya Lihat BAP Sudah Dicoret-coret
Elza Syarief/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pengacara Elza Syarief mengakui adanya pertemuan dengan anggota DPR Miryam Haryani di kantornya bersama pengacara bernama Anton Taufik. Elza juga melihat kertas berita acara pemeriksaan (BAP) Miryam yang sudah dicoret-coret.

"Saya lihat BAP itu sudah dicoret-coret, gitu saja," ujar Elza usai diperiksa untuk Miryam Haryani tersangka pemberi keterangan palsu perkara e-KTP di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017).

Namun Elza mengaku tidak mengetahui siapa yang mencoret-coret BAP tersebut. Dia juga tak tahu maksud kedatangan Anton Taufik bersamaan dengan Miryam ke kantornya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak ngobrol karena waktu cepat. Saya yang nanya dia nggak banyak ngomong," ujar Elza soal kedatangan Anton Taufik yang disebutnya anak buah dari pengacara berinisial RA.

Dalam pemeriksaan hari ini, Elza mengaku mendapat 13 pertanyaan dari penyidik. Pemeriksaan terkait pertemuan Miryam di kantornya. Namun Elza menolak menyebut nama-nama diduga pihak yang menekan Miryam.

"Tanya yang bersangkutan saja. Ini pro justicia bersifat rahasia, nanti di persidangan kan tahu semua," sambung Elza.

Kuasa hukum yang mendampingi Elza Syarief, Farhat Abbas sebelumnya menyebut inisial SN dan RA sebagai politikus yang menekan Miryam terkait sidang perkara dugaan korupsi e-KTP. Farhat menyebut Miryam diminta memberikan keterangan palsu oleh kedua orang politikus tersebut.

"Pemeriksaan lalu, ibu Elza dikejar yang dikejar itu termasuk petinggi juga inisial SN dan RA orang yang dianggap mengatur merupakan petinggi partai juga bekerja sebagai asisten," kata Farhat.

Namun Farhat menolak menyebut nama lengkap dari inisial SN dan RA yang disebutkan. Menurut Farhat, SN dan RA menyuruh orang lain untuk menekan Miryam.

"Tapi untuk lebih lengkap kita enggak berani menyebutkan nama. Tapi ibu (Elza) dikejar bahwa ke peristiwa itu dilakukan oleh suruhan orang yang berinisial SN dan RA," kata Farhat. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads