DetikNews
Senin 17 April 2017, 16:25 WIB

Penampakan Truk Sembako 'Serangan Fajar' Pilgub DKI di Kalideres

Arief Ikhsanudin - detikNews
Penampakan Truk Sembako Serangan Fajar Pilgub DKI di Kalideres Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Jakarta - Tiga truk dan tiga mobil pikap diamankan petugas dari Kepolisian Sektor Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu malam kemarin karena diduga membawa sembako. Diduga sembako tersebut akan dibagikan kepada warga menjelang pemungutan suara Pilgub DKI pada Rabu, 19 April mendatang.

Berdasarkan pantauan detikcom, saat ini keenam kendaraan pengangkut sembako tersebut masih terparkir di Mapolsek Kalideres tanpa garis polisi. Kendaraan terparkir dalam keadaan terkunci.

Penampakan Truk Sembako 'Serangkan Fajar' Pilgub DKI di KalideresFoto: Arief Ikhsanudin/detikcom


Meski disebut akan dibagikan sebagai serangan fajar menjelang pencoblosan, tak ada stiker ataupun atribut calon gubernur dan wakil gubernur serta partai politik di keenam kendaraan tersebut. Kendaraan dalam keadaan polos.

Kapolsek Kalideres Kompol Efendi menolak memberikan komentar terkait dengan keenam kendaraan pengangkut sembako tersebut. Dia mengatakan kasus ini sudah diserahkan kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Penampakan Truk Sembako 'Serangkan Fajar' Pilgub DKI di KalideresFoto: Arief Ikhsanudin/detikcom


"Tanya ke Panwas kalau mau tanya. Sembako kan ada di sini. Mau diapain. Selalu ditafsirkan masing-masing malah fitnah. Sembako kan masih utuh. Saya mengamankan doang di sini. Daripada dijarah orang, daripada dibakar orang," kata Kompol Efendi saat dihubungi, Senin (17/4/2017).

Seperti diketahui, pada Minggu malam menjelang Senin dini hari ini, Polsek Kalideres, Jakarta Barat, mengamankan 6 kendaraan yang memuat sembako dari salah satu paslon Pilkada DKI. Kendaraan ini dibawa dari sebuah gudang yang berada di Kalideres, Jakarta Barat. Diduga sembako ini akan dijadikan alat 'serangan fajar' menjelang hari pencoblosan.

"Kita amankan sembako, kan tadi ada satu gudang yang dikerumuni warga sekitar 300 orang. Mereka menduga itu akan dibagikan. Sehingga itu kan magnetnya," ucap Efendi saat dihubungi, Senin (17/4) dini hari.

Mengenai asal-usul sembako tersebut, Efendi belum bisa memastikan. "Tidak ada atribut partai di situ. Tapi supaya masyarakat cepat pulang, saya amankan itu sembako-nya," tuturnya.

Dia mengatakan mobil tersebut kemudian dibawa ke Polsek Kalideres. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
(erd/van)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed