"Kadang kita tidak menyadari bahwa dalam diri kita ada keistimewaan yang diberikan oleh Tuhan yang belum kita syukuri. Ada kemampuan yang ada di dalam diri kita, namun kita tidak percaya diri. Ada sesuatu yang ada di sekeliling yang Tuhan berikan tentang kekayaan alam, tapi kita tidak mensyukuri itu. Caranya (dengan) mengeksplorasi yang pada saatnya akan menjadi solusi kehidupan buat kita," ucap Imam dalam keterangan tertulis, Senin (17/4/2017).
Imam mengatakan hal itu saat membuka pameran A Tribute to Bonsai of Indonesia (Menuju 5 Dasarwarsa Bonsai Indonesia), di Balemong Resort, Semarang, Sabtu (15/4). Dalam kesempatan yang sama, Imam juga meluncurkan Mandala Entrepreneur School.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat Saptodarsono mengatakan saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui keberadaan tanaman bonsai. Sapto berharap masyarakat lebih banyak mengenal jenis-jenis bonsai.
"Salah satunya sering menggelar pameran. Supaya masyarakat tahu dan paham akan tanaman yang berasal dari China tersebut," ucap Sapto.
Dalam acara itu, Imam didampingi Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Jonni Mardizal, Plt Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini, serta Ketua PPBI Semarang Sarno Kosasih. (ega/nwy)










































