Pertemuan itu berlangsung di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017). Ada 28 mubalig se-Indonesia yang hadir dalam pertemuan ini. Jokowi didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.
Ada 28 mubalig se-Indonesia yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi. (Ray Jordan/detikcom) |
Ketua Majelis Syuro Nasional KH Mahrus Amin mengatakan salah satu program DPP Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia adalah memberikan pendidikan dan pelatihan untuk sejuta mubalig se-Indonesia.
Mereka menyampaikan salah satu program memberikan pendidikan dan pelatihan untuk sejuta mubalig se-Indonesia. (Ray Jordan/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, bagi kami, ini bukan hal yang aneh, bahwa kami ingin menyampaikan UUD '45 dan Pancasila adalah produk hukum Islam," tuturnya.
Hadir dalam kegiatan ini 28 para mubalig se-Indonesia, di antaranya Ketua Majelis Syuro Nasional KH Mahrus Amin, Wakil Ketua Majelis Syuro Nasional KH Anwar Sanusi, Sekretaris Majelis Syuro Nasional KH Tatang M Natsir Fathudin, anggota Majelis Syuro Nasional Dr TGB Muhammad Zainul Majdi, anggota Majelis Syuro Nasional KH Chaerani Idris, anggota Majelis Syuro Nasional KH Buchori Muslim, Ketua Musytasar/Dewan Penasihat KH Ridwan Ibrahim Lubis, Ketua Umum Prof Dr Dedy Ismatullah, Wakil Ketua Umum KH Anwar Ratna Prawira, Bendahara Umum Sutrisno Lukito Didastro, Sekretaris Jenderal H Abdurrahman Tardjo, dan pengurus lain. (rjo/aan)












































Ada 28 mubalig se-Indonesia yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi. (Ray Jordan/detikcom)
Mereka menyampaikan salah satu program memberikan pendidikan dan pelatihan untuk sejuta mubalig se-Indonesia. (Ray Jordan/detikcom)