"Kedua korban ini dikeroyok dan dibacok dengan parang. Saat ini keduanya mendapat perawatan medis di klinik setempat," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo pada Senin (17/4/2017).
Menurut Guntur, para pelaku penganiayaan ini telah ditangkap. "Pengeroyokan yang terjadi akhirnya bisa dikendalikan pihak polsek setempat. Kini 16 orang pelaku penganiayaan sudah diamankan. Mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Guntur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keributan mulut itu akhirnya terjadi pemukulan terhadap Irwan. Saat itu pertengkaran ini diselesaikan oleh Bhabinkamtibmas, Bripka Adi Anwar. Vosinema bersedia menanggung biaya pengobatan Irwan yang telah dipukul," kata Guntur.
Setelah kedua belah pihak didamaikan, lanjut Guntur, tiba-tiba datang serombongan keluarga Vosinema. Mereka berjumlah 16 orang, yang datang dengan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Saat itu, kata Guntur, rombongan ini mengincar Irwan. Namun orang yang dicari tidak ada lagi di tempat.
Kemudian, kata Guntur, 16 orang itu melampiaskan emosi kepada petugas satpam Tema Nduru dan Aris Ndur. Padahal keduanya tidak terlibat persoalan utang bongkar-muat sawit itu. (aan/idh)











































