Begitu tiba di lokasi, Djarot, yang mengenakan baju koko putih dan peci hitam, langsung menjadi sasaran foto dan bersalaman dengan para ibu jemaah pengajian. Bahkan Djarot kesulitan sampai ke panggung karena banyaknya warga yang ingin berfoto dan bersalaman.
Foto: Bisma Alief/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian yang kedua, menurut Hasbi, adalah soal pembangunan transportasi. Hasbi memuji pasangan Ahok-Djarot karena mampu membangun LRT, MRT, dan jalan tol secara bersamaan. Dia yakin, bila Ahok-Djarot dilanjutkan satu periode lagi, Jakarta akan bebas dari macet.
"Kita tahu belum ada sejarahnya pembangunan MRT, LRT, dan jalan tol secara bersamaan. Itu prestasi Ahok-Djarot. Kalau kita lanjutkan satu periode lagi, tahun depan kita bebas macet. Dan kita doakan semua cepat selesai," tutur Hasbi.
Foto: Bisma Alief/detikcom |
Terkait dengan pembangunan sumber daya manusia di Jakarta, Hasbi membeberkan program, seperti KJP dan KJS, yang menjadi andalan Ahok-Djarot. Dengan adanya dua kartu sakti tersebut, kata Hasbi, ibu-ibu di Jakarta sekarang tidak perlu lagi memusingkan biaya sekolah.
"Ahok-Djarot juga membangun manusia, seperti KJP, KJS. Sekarang Ibu-ibu nggak pusing lagi bayar SPP. Di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot, kita nggak pusing mikir bayaran sekolah," kata Hasbi.
Seperti diketahui, hari ini merupakan hari terakhir kampanye di putaran kedua Pilgub DKI. Ahok dan Djarot sore nanti akan melakukan serah-terima jabatan dengan Plt Gubernur DKI Sumarsono. Keduanya besok, Minggu (16/4), akan kembali aktif sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI setelah masa cuti kampanye selesai.
(bis/elz)












































Foto: Bisma Alief/detikcom
Foto: Bisma Alief/detikcom