Puluhan personel Brimob langsung mengepung gedung tersebut karena diketahui adanya sejumlah anggota teroris yang beraktivitas di gedung tersebut.
Saat tiba di lokasi, tim antiteror bersenjata lengkap memasuki gedung dengan menaiki tangga untuk melumpuhkan empat anggota teroris bersenjata di lantai tiga. Mereka terlibat kontak tembak dengan teroris. Selang beberapa menit, aksi kontak tembak itu berhasil melumpuhkan empat teroris yang bersembunyi di dalam toilet di sisi timur dan barat gedung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Datuk Haris Molana/detikcom |
Empat teroris akhirnya ditangkap dalam keadaan hidup dan langsung digiring ke luar gedung dan dibawa ke dalam mobil.
Komandan Batalion Detasemen B Brimob Jeulikat Polda Aceh AKBP Ahmad Yani mengatakan tujuan dilakukannya latihan antiteror untuk mengasah kemampuan anggota Brimob dalam menghadapi berbagai teror.
Foto: Datuk Haris Molana/detikcom |
Latihan tersebut juga digelar untuk memastikan kesiapan satuan dalam menanggulangi terorisme serta untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas yang diarahkan guna mendukung komitmen pemerintah dalam hal mencegah dan menanggulangi terorisme.
Selain puluhan personel, latihan simulasi penangan terorisme ini melibatkan kendaraan taktis Barracuda dan kendaraan roda dua serta sarana pendukung lainnya. (fdn/fdn)












































Foto: Datuk Haris Molana/detikcom
Foto: Datuk Haris Molana/detikcom