"Sampai hari ini dilakukan serangkaian diagnosis oleh dokter setempat," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (13/4/2017).
Febri menyebut dokter juga melakukan perawatan di bagian kulit wajah Novel. Namun, sejauh ini, kondisi Novel sudah mulai membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi ketika Novel selesai melaksanakan salat subuh di masjid di dekat rumahnya pada Selasa (11/4). Tiba-tiba, 2 orang dengan mengendarai sebuah sepeda motor menyiram Novel dengan air keras. Novel pun dilarikan ke rumah sakit.
Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut teror yang dialami anak buahnya itu kemungkinan besar terkait dengan penanganan kasus korupsi e-KTP. Novel memang ditugaskan sebagai salah satu kepala satuan tugas (kasatgas) untuk kasus tersebut. (dhn/fdn)










































