DetikNews
Kamis 13 April 2017, 13:51 WIB

BMW hingga MINI Cooper, Ini Mobil Mewah Sekretaris Komura

Mei Amelia R - detikNews
BMW hingga MINI Cooper, Ini Mobil Mewah Sekretaris Komura Foto: Istimewa
Samarinda - Tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri menggeledah rumah Dwi Hari Winarno, Sekretaris Koperasi TKBM Komura, terkait dengan megapungli di pelabuhan Samarinda. Di rumah Dwi, polisi menyita 4 unit mobil.
4 Mobil mewah di rumah Sekretaris Komura disita polisi .4 Mobil mewah di rumah Sekretaris Komura disita polisi. (Istimewa)


Dari keempat mobil tersebut, tiga adalah mobil mewah. Keempatnya adalah 2 unit BMW, 1 unit MINI Cooper, dan 1 unit Honda Jazz.

"Barang bukti tersebut dititipkan di Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara) Samarinda," ujar Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Agung Setya kepada detikcom, Kamis (13/4/2017).

Selain mobil mewah, polisi menyita 3 unit motor trail.Selain mobil mewah, polisi menyita 3 unit motor trail. (Istimewa)

Selain itu, polisi menyita 3 unit sepeda motor trail merek KTM, 1 unit motor Piagio, dan 1 unit motor matic Honda Scoopy.

Penggeledahan tersebut dilakukan sebagai langkah asset recovery hasil kejahatan pemerasan dan pencucian uang yang diduga dilakukan oleh Dwi. Sebelumnya, polisi telah menyita rumah mewah Dwi di Samarinda.
Barang sitaan itu disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara.Barang sitaan itu disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara. (Istimewa)


Bukan hanya itu, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli oleh Ditipideksus Bareskrim Polri dan Polda Kaltim, yang dipimpin Kombes Hengki Haryadi, ditemukan rekening deposito senilai Rp 325 miliar. Rekening tersebut telah disita dan diblokir polisi.

Sementara itu, penyidik telah menetapkan anggota DPRD Samarinda Jaffar Abdul Gafar, yang juga Ketua Koperasi Komura, sebagai tersangka. Jafar seharusnya memenuhi panggilan penyidik pekan lalu untuk diperiksa sebagai tersangka, namun tidak pernah hadir.

Koperasi TKBM Komura memaksa para pengusaha membayar tarif Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) secara sepihak. Padahal kegiatan bongkar-muat sebagian besar sudah tidak lagi menggunakan tenaga manusia, melainkan dengan tenaga mesin.
(mei/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed