2 Pesawat Nyaris Tabrakan, Ombudsman: Evaluasi Sistemik!

2 Pesawat Nyaris Tabrakan, Ombudsman: Evaluasi Sistemik!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 13 Apr 2017 12:04 WIB
2 Pesawat Nyaris Tabrakan, Ombudsman: Evaluasi Sistemik!
Foto: Sriwijaya dan Garuda nyaris tabrakan di runway Bandara Cengkareng (Foto: Istimewa via Alvin Lie)
Jakarta - Kemenhub tengah melakukan investigasi insiden dua pesawat nyaris tabrakan di landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Ombudsman RI mengingatkan agar kejadian ini jadi yang terakhir dan harus ada evaluasi sistemik.

"Itu sangat membahayakan. Saya kira ini harus diselidiki lagi belum tentu salah ATC, bisa jadi menyangkut disiplin pilot. Jadi seringkali sudah diizinkan masuk runway tapi checklist belum selesai. Mestinya kalau sudah diinform masuk runway ya immediately take off," kata anggota Ombudsman RI, Alvin Lie, kepada wartawan, Kamis (13/4/2017).

Alvin yang juga pakar penerbangan juga bisa jadi kesalahan itu terjadi pada sistem komunikasi. Jadi benar-benar harus diinvestigasi supaya kejadian ini tak terulang lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini harus dilakukan perbaikan sistemik. Kita tidak mencari siapa yang salah tapi apa yang harus diperbaiki supaya insiden ini tidak terjadi lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Pesawat Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air nyaris bertabrakan di landas pacu (runway) Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Rabu (12/4)kemarin. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginvestigasi insiden ini.

"Terhadap kejadian tersebut, AirNav Indonesia telah melakukan corrective action, yaitu dengan membebastugaskan sementara personel on duty (supervisor dan controller) guna kelancaran proses investigasi lebih lanjut," demikian disampaikan Kabag Kerja Sama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Agoes Soebagio.



Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sudah menugasi personel navigasi penerbangan untuk melakukan investigasi Go Around GIA981 terhadap personel Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC), yang saat itu bertugas.

Dirjen Kemenhub Agus Santoso telah memberi peringatan keras atas terjadinya insiden nyaris tabrakan itu. Agus memerintahkan semua personel penerbangan selalu menaati prosedur operasi standar (standard operating procedure/SOP) dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari runway incursion. Runway incursion adalah insiden pesawat, kendaraan, orang, atau benda apa pun di runway yang bisa memicu kecelakaan atau mengganggu jarak yang dibutuhkan untuk lepas landas atau pendaratan pesawat.

Perintah ini diberikan khususnya kepada personel penerbangan yang berada di sisi udara bandara, seperti personel pemandu lalu lintas (navigasi) penerbangan dan pilot. "Petugas navigasi dan pilot harus selalu waspada dan menaati SOP pendaratan (landing) dan penerbangan (take off). Keduanya harus selalu bekerja sama dengan baik untuk keselamatan penerbangan," ujar Agus dalam rilis yang diterima hari ini.

Menurut Agus, petugas navigasi penerbangan dan pilot tidak boleh hanya mengandalkan teknologi. Tapi juga harus digabung dengan pengamatan dan pandangan mata (visual) untuk mendapatkan kondisi yang sebenarnya. (van/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads