Mobil pikap bernopol A 8064 D terpental sejauh 10 meter setelah tertabrak kereta api tepatnya di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Kamis (13/4/2017) sekitar pukul 08.35 WIB.
Kejadian berawal saat mobil pikap melaju dari arah pertigaan Puskesmas arah Pasar Baru Pulomerak. Setibanya di perlintasan kereta api, tiba-tiba mesin mobil mati. Tak ada palang pintu di perlintasan kereta api tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil pikap bernopol A 8064 D mengalami mati mesin hingga akhirnya tertabrak kereta. Foto: Muhammad Iqbal/detikcom |
"Waktu yang bersamaan kereta api lewat dari arah Merak. Pas tahu ada kereta, sopir Pick Up keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri," kata saksi mata, Sugiyanto.
Setelah sopir keluar dari mobil, kereta api No. KA. 157 itu langsung menabrak bagian belakang Pick Up. Beruntung, sopir tidak mengalami luka-luka lantaran terlebih dahulu menyelamatkan diri.
Sopir pikap, Yayat, mengatakan dirinya sempat menyelamatkan diri sebelum akhirnya kereta menabrak mobil yang ditumpanginya. Saat ditemui di lokasi, kondisi Yayat terlihat masih shock akibat peristiwa kecelakaan tersebut.
"Sudah macet, sampai sini mati langsung. Nggak kedengeran orang teriak juga, kena bagian belakangnya, tadi sempat loncat," kata dia.
Kondisi mobil yang ditumpangi Yayat ringsek akibat tertabrak kereta. Petugas kepolisian dari Polsek Pulomerak kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan mobil pikap yang menjadi korban. (aan/fdn)












































Mobil pikap bernopol A 8064 D mengalami mati mesin hingga akhirnya tertabrak kereta. Foto: Muhammad Iqbal/detikcom