Kerajaan Arab Saudi Kerja Sama dengan Sejumlah Kampus di Sulsel

Kerajaan Arab Saudi Kerja Sama dengan Sejumlah Kampus di Sulsel

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 12 Apr 2017 21:43 WIB
Kerajaan Arab Saudi Kerja Sama dengan Sejumlah Kampus di Sulsel
Kerajaan Arab Saudi bekerja sama dengan sejumlah kampus di Sulsel. (Amang/detikcom)
Makassar - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia Usamah al-Syuaiby dan Rektor Universitas Imam Muhammad bin Saud al-Islamiyah, Prof Dr Sulaiman Abdullah Abal Khail, melakukan safari dengan misi pendidikan di Sulawesi Selatan. Keduanya sepakat melakukan kerja sama di bidang pendidikan.

Rombongan tiba di kampus Universitas Muslim Indonesia, Makassar, sekitar pukul 16.30 Wita. Setelah itu, rombongan bertolak ke kampus Universitas Hasanuddin, lalu berkunjung ke rumah jabatan Gubernur Sulsel dan terakhir di kampus Universitas Islam Negeri Alauddin di Kabupaten Gowa.

Dalam keterangannya di rumah jabatan (rujab) Gubernur Sulsel, Prof Sulaiman menyebutkan, bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, ia membicarakan tentang penjajakan pendirian lembaga pendidikan agama Islam yang bermanfaat bagi masyarakat Sulsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rencana pendirian lembaga pendidikan sudah mendapat arahan dan persetujuan Yang Mulia Raja Salman. Kami merasa bahagia dapat bekerja sama dengan Gubernur Sulsel," ujar Sulaiman di rujab Gubernur Sulsel, Rabu (12/4/2017).


Kerajaan Saudi Arabia Kerja Sama dengan Sejumlah Kampus di SulselKerajaan Arab Saudi bekerja sama dengan sejumlah kampus di Sulsel. (Amang/detikcom)

Sementara itu, menurut Gubernur Syahrul, pihaknya segera menindaklanjuti peluang kerja sama dengan Universitas Imam Muhammad bin Saud, dengan melibatkan unit kerja terkait, yaitu Dinas Pendidikan Sulsel, Badan Diklat Sulsel, dan Badan Ekonomi Pembangunan Sulsel. Pihaknya juga segera mempersiapkan lahan untuk pendirian kampus yang dikehendaki oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

"Kami mau universitas yang didirikan tidak sama dengan yang sudah ada, tidak seperti lokal, harus berkualitas tinggi dan yang dimasukkan orang-orang pilihan. Kita tidak perlu bicara banyak, kita mau segera kerja," pungkas Syahrul. (mna/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads