KPPS Dicopot Gara-gara Ikut Sosialisasi Paslon di Jakarta Barat

KPPS Dicopot Gara-gara Ikut Sosialisasi Paslon di Jakarta Barat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 12 Apr 2017 20:09 WIB
KPPS Dicopot Gara-gara Ikut Sosialisasi Paslon di Jakarta Barat
ilustrasi (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Suprayitno, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengikuti pertemuan sosialisasi dengan tim pasangan calon gubernur DKI nomor dua. Akibatnya, dia harus meninggalkan posisinya sebagai anggota KPPS.

"Kejadiannya pada tanggal 7 April pukul 21.30 di Rumah Makan Sederhana Jalan Arteri, Kelapa Dua, Kebon Jeruk. Itu dilakukan oleh tim pasangan calon nomor dua," kata Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat Puadi, saat dihubungi detikcom, Rabu (12/4/2017).

Puadi mengatakan, pengawas melihat Suprayitno ikut acara dan membawa baju kampanye. Karena itu, Panwaslu mencoba memanggil Suprayitno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah cukup bukti. Kita panggil tapi tidak hadir. Tidak ada pemanggilan kedua," ucap Puadi.

Karena hal ini, Panwaslu mengeluarkan surat rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Barat untuk memberhentikan Suprayitno. Surat tersebut dikeluarkan pada 10 April 2017.

"Berdasarkan kajian dan analisa kami, Panwaslu Kota Jakarta Barat, langsung rekomendasikan kepada KPU Jakarta Barat untuk melakukan pemecatan," ucap Puadi.

KPUD DKI Jakarta Barat sudah melakukan tindakan kepada Suprayitno. Suprayitno telah diminta mengundurkan diri.

"Jadi setelah kejadian itu, kita langsung meminta yang bersangkutan untuk mundur. Itu sebelum Panwas mengeluarkan surat," ucap Ketua KPUD Jakarta Barat Sunardi Sutrisno, saat dihubungi terpisah. (aik/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads