Polisi Kembali Cek Lokasi Penyerangan Novel Baswedan

Polisi Kembali Cek Lokasi Penyerangan Novel Baswedan

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 12 Apr 2017 18:12 WIB
Polisi Kembali Cek Lokasi Penyerangan Novel Baswedan
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta -


Polisi kembali mendatangi lokasi penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan. Polisi mengecek kemungkinan rute yang dipakai pelaku usai menyiramkan air keras ke Novel.

Unit Identifikasi dan Olah TKP (tempat kejadian perkara) Polres Jakarta Utara memulai pengecekan dari posisi yang diduga jadi titik awal pelaku menunggu Novel. Titik ini ada di sekitar lokasi Masjid Al Ikhsan, Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi melanjutkan ke titik penyerangan pelaku kepada Novel. Lokasi ini berjarak sekitar 30 meter dari Masjid Al Ikhsan. Di lokasi ini sudah terpasang garis polisi (police line).
Polisi Kembali Cek Lokasi Penyerangan Novel BaswedanFoto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Terdapat pohon nangka pada jarak sekitar 3 meter dari lokasi penyiraman air keras ke Novel. Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono sempat menyebut kening Novel terbentur pohon ini usai menerima siraman air keras dari pelaku.

Lokasi penyiraman ini juga hanya berjarak sekitar 6 meter dari kediaman Novel yang juga ada di Jalan Deposito. Saat pengecekan ini, polisi didampingi oleh petugas keamanan setempat, salah satunya adalah Gito.

Gito kemudian menunjukkan rute jalan yang kemungkinan dipakai oleh pelaku untuk meninggalkan lokasi. Diketahui, di sekitar lokasi ini terdapat portal penutup jalan.

Sementara itu, peristiwa penyerangan terhadap Novel diketahui setelah dirinya menjalani salat subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan. Gito mengatakan, pada periode waktu itu masih ada portal yang tertutup dan sebagian ada yang terbuka.
Polisi Kembali Cek Lokasi Penyerangan Novel BaswedanFoto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Gito lantas menunjukkan rute kemungkinan pelaku meninggalkan lokasi. Pengecekan secara intensif pun akhirnya berhenti di aatu titik, yaitu di Jalan Bellyra Raya yang jaraknya sekitar 400 meter dari lokasi.

Hal ini dilakukan karena di ujung Jalan Bellyra Raya ini terdapat portal. Polisi pun mendalami kemungkinan soal pelaku melewati portal tersebut. Gito mengatakan ada seorang saksi yang sempat melihat orang terjatuh di sekitar portal tersebut.

"Ada saksi yang sempat bilang ada orang terjatuh di situ," kata Gito.

Polisi kemudian memeriksa badan jalan yang tidak tertutup portal. Sekitar 20 menit kemudian, polisi mendapatkan petunjuk adanya bekas ban yang masih terlihat di atas jalan.

Di sebuah rumah di dekat portal tersebut tampak sebuah kamera CCTV yang terpasang. Gito menduga kamera tersebut mendapatkan gambar rekaman sekitar waktu kejadian. Anggota yang sedang melakukan identifikasi tidak memberikan keterangan apakah rekaman CCTV tersebut ikut diminta sebagai barang bukti.
Polisi Kembali Cek Lokasi Penyerangan Novel BaswedanFoto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Sebelumnya diberitakan, Novel diserang dua orang tak dikenal pada Selasa (11/4) pagi. Beberapa warga sempat menyebutkan penampakan kedua pelaku, yaitu pria berbadan tinggi besar, menggunakan helm full face, memakai jaket kulit dan mengendarai sepeda motor matic.

Akibat terkena paparan air keras tersebut, Novel harus mendapatkan perawatan intensif. Pagi tadi, Novel dibawa ke Singapura untuk mendapatkan perawatan karena matanya mengalami sakit yang cukup parah. (jbr/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads