Kasus tersebut sudah disidangkan dan jaksa KPK berencana menghadirkan Kepala Bakamla Arie Soedewo untuk dimintai keterangan di sidang. Panglima pun meminta Arie kooperatif.
"Kalau tidak datang, ya dipaksa datang," tutur Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (12/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena panglima yang paling tinggi di TNI itu hukum, sehingga harus patuh," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan KPK akan mengumpulkan fakta-fakta persidangan soal keterlibatan sejumlah pihak terkait kasus suap Bakamla. Oleh karena itu, Kepala Bakamla Laksamana Madya Arie Soedewo juga akan dipanggil dalam sidang lanjutan.
"Fakta persidangan menyebutkan indikasi peran Kepala Bakamla. Yang bisa menindaklanjuti tentu saja pihak POM TNI. Kami percaya Panglima TNI dan jajarannya, khususnya POM TNI, memiliki komitmen yang sama dengan KPK untuk menuntaskan perkara ini," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (10/4). (ibh/dhn)










































