Politikus PDIP Maruarar Sirait memandang debat yang ditampilkan Ahok-Djarot akan memberi poin yang menambah elektoral positif. Hal ini terjadi karena Ahok-Djarot mampu memberi nilai positif setiap habis debat.
"Kita yakin karena tidak pernah debat, atau bisa dikatakan setiap debat bisa punya poin menambah elektoral positif kepada Ahok dan Djarot. Dalam setiap debat yang ada poinnya seperti itu. Kita bisa lihat hasil survei, dalam debat-debat itu selalu positif hasilnya," ujar Maruarar di Jalan Cisadane No 8, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, politikus Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, optimistis Anies-Sandi mampu memberikan performa terbaik dalam debat. Anies-Sandi dinilai dapat memberikan penjelasan dan kejelasan dari program kerjanya dalam debat nanti.
"Ya kita berharap debat nanti berlangsung dengan baik. Kita optimis pasangan kami, Anies-Sandi, bisa menguasai tidak saja materi, tapi dari forum debat ini bisa memberikan penjelasan dan kejelasan dalam debat-debat nanti," ucap Riza di lokasi yang sama.
Hari ini lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei yang menunjukkan keunggulan Ahok-Djarot dalam debat di salah satu stasiun TV swasta. Menanggapi hal tersebut, Riza berpendapat survei harus dilihat dari banyak lembaga survei.
"Ya ini kan satu survei, kalau survei-survei yang lainnya Ahok menang 5 persen. Kalau melihat survei harus melihat banyak survei, tidak boleh melihat satu survei dan kapan dilaksanakannya. Jadi dalam beberapa survei, Ahok ini sekarang unggul, waktu putaran pertama kalah 3 persen, sekarang Ahok bisa menang 5 persen. Mudah-mudahan di 19 April Anies-Sandi bisa menang," ujar Riza. (nvl/imk)











































