"Itu (lumpur dan puing-puing kayu) yang harus kita singkirkan yang tutup jalan," kata Kasi Logistik Bidang Kedaruratan BPBD Aceh Tenggara Yanti, saat dihubungi detikcom, Rabu (12/4/2017).
Akibat lumpur yang menutup jalan, mobil dapur umum BPBD belum dapat menjangkau seluruh desa. Dia mengatakan, untuk membantu masyarakat pihaknya akan membagikan nasi bungkus untuk warga terdampak banjir bandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi sudah kita salurkan bantuan makanan berupa nasi bungkus untuk masyarakat," sambungnya.
Rencananya, BPBD dan pihak terkait akan mendirikan dapur umum pada Kamis (13/4) besok. Untuk saat ini, tenda pengungsian sudah dibangun di dua titik di kecamatan yang diterjang banjir bandang dan longsor. BPBD masih mendata jumlah pengungsi akibat banjir bandang.
"Tadi malam di Desa Lawe Sigala warga mengungsi semua karena takut banjir susulan," ungkap Yanti. (rvk/fdn)











































