"Kebetulan sekarang Pak Ahok sedang belajar berdebat juga, seperti bagaimana menahan (emosi), bagaimana strateginya bila diserang, seperti contoh pada saat (acara debat) Najwa," kata Prasetio saat ditemui di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017).
"Alhamdulillah sekarang bukan Pak Ahok lagi namanya, tapi Pak Basuki, sekarang ada Jawa-jawanya sekarang ini," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mudah-mudahan di debat terakhir ini beliau dengan Pak Djarot bisa menjawab apa yang dia sudah kerjakan selama 5 tahun," ujar Prasetio.
Selama persiapan debat ini, Prasetio mengatakan tidak ada pelatihan khusus bagi Ahok dan Djarot. Rapat internal ini dimanfaatkan untuk mengulas materi yang diberi KPU, berdiskusi, serta mematangkan apa yang sudah dijalankan dan diberlakukan di masyarakat.
"Nggak ada kok, kita diskusi saja kok, kan sudah ada bahan-bahan, kan kita dikasih oleh KPUD ya soal reklamasi, penanggulangan masalah banjir, penanggulangan masalah transportasi. Nah hal-hal ini yang kita diskusikan karena terus terang saja petahana ini kan sudah mengalami ini semua, sehingga bagaimana nanti interpretasi dalam debat seperti yang diinginkan Mbak Ira Koesno ya harus dijawab dan saya rasa beliau berdua bisa menjawab," katanya. (nth/imk)











































