Riyanto (40), istri Sri Ariyanti (40), mertua Sumarni (60), dan anaknya, Naya (13) dan Gilang (8), ditemukan tewas bersimbah darah di rumah Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan, Minggu 9 April 2017. Hanya anak balita yang selamat, Kinara (4). Kini ia dirawat di RS Bhayangkara Medan.
Korban tewas dengan luka senjata tajam. Dua telepon genggam dan sepeda motor hilang. Apakah aksi keji itu perampokan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menemukan sejumlah barang bukti. "Ditemukan 4 HP, satu laptop," jelas Wakapolda Sumut Brigjen Agus Adrianto, Selasa (11/4/2017).
Polisi mengendus motif dendam di balik aksi kejam tersebut. Artinya bukan sekadar perampokan. "Untuk motifnya, kemungkinan dendam," sambung Agus.
Dua orang ditangkap hari ini, Rabu (12/4/2017). Keduanya berinisial A dan L yang berperan sebagai pembantu. Sejauh apa mereka membantu? Siapa yang mengeksekusi korban, A, L, atau Andi Lala? (try/try)










































