"Kalau saya ya sangat prihatin. Apalagi beliau abis salat subuh, kan. Wah, sangat prihatin. Saya doakan semoga cepat sembuh," kata Irman setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2017).
Irman diperiksa selama 7 jam sebagai saksi atas tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. Irman menganggap teror tersebut perbuatan biadab, dan ikut menyerahkan penanganan teror Novel ke polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi sudah memeriksa 14 orang saksi teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Para saksi berada di sekitar tempat kejadian saat Novel diserang.
Barang bukti dari lokasi kejadian, seperti cairan, termasuk CCTV milik Novel, sudah diamankan. Polisi akan melihat rekaman saat penyerangan terjadi.
Serangan terhadap Novel terjadi setelah Novel menunaikan salat subuh berjemaah di dekat rumahnya di Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakut. Dua orang tak dikenal yang berboncengan motor menyiramkan air keras ke arahnya. (irm/fdn)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini