"Sekarang begini isunya, kita itu dianggap mau mengubah Masjid Keramat Luar Batang. Tidak lo, itu mau kita bikin indah, ada tempat parkir bagus, ada alun-alunnya, ada tempat suvenir bagus," kata Djarot setelah bertemu dengan warga di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).
Namun banyak pihak yang disebutnya akan memutarbalikkan fakta apabila renovasi Masjid Luar Batang dikerjakan saat masa kampanye, sehingga Djarot memutuskan mengeksekusi saat benar-benar telah kembali aktif. Warga setempat juga dipastikan Djarot sudah mengetahui dan bersedia jika Masjid Luar Batang direnovasi.
"Jadi sering kali kayak-kayak begini kita kerjakan nanti dipelintir-pelintir gitu lo. Jadi sebaiknya nanti saja (saat aktif). Termasuk juga itu Masjid Luar Batang, kami juga sudah sempat ke sana, ketemu sama mereka. Mereka sudah paham untuk segera akan ditata, penataan, sesudah itu harus bagus," ujarnya.
Tak hanya mempercantik, Djarot juga akan membuat wisata kuliner dan pusat suvenir di area tersebut. Namun Djarot juga terlebih dahulu mengantisipasi warga agar mempersiapkan mental apabila kawasan tempat tinggalnya dijadikan lokasi wisata.
"Makanya, kalau kita memang akan membangun wisata religi, itu yang kita juga siapkan infrastruktur dan lokasinya nyaman, bagus, serta mentalnya warga sekitar situ untuk ditata, termasuk yang di Mbah Priuk. Wisata yang bagus harus disiapkan mentalnya," tambahnya. (nth/imk)











































