"(Ribut) itu kepremanan yang katanya itu teman (kontra) tadi. Teriak-teriak kayak anak kecil," ucap OSO usai rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2017).
OSO juga menyinggung insiden poster 'Tolak Pimpinan Ilegal'. Menurutnya, itu skenario.
"Itu skenario. Ada bikin tulisan dipersiapkan, itu sudah. Enggak mungkin tiba-tiba keluarkan poster begitu," katanya.
Menurut OSO, ribut-ribut ini harus segera diselesaikan. "Dia harus kembali ke hati nuraninya, dia harus sadar, dia harus jadi negarawan semua," ucapnya.
Sidang DPD yang dipimpin OSO hari ini berlangsung ricuh. Kericuhan tersebut mereda usai aksi WO itu. (gbr/imk)











































