Bupati Musi Banyuasin Pecat Kades yang Demo Dirinya

Bupati Musi Banyuasin Pecat Kades yang Demo Dirinya

- detikNews
Jumat, 22 Apr 2005 17:35 WIB
Palembang - Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Alex Noerdin, meminta kepala desa di kabupaten itu untuk tidak ikut demo berkaitan dengan dugaan korupsi yang dituduhkan pda dirinya. Bila dilanggar, mereka dipecat.Hal tersebut dikatakan Alex Noerdin saat bersilahturahmi dengan puluhan kades seusai meresmikan gedung SMU Negeri I di Desa Tebingbulan, Kecamatan Sungaikeruh, Desa Tebing Bulan, Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, kemarin sore (22/4/2005)."Saya sudah dapat laporan ada tiga orang kades ikut aksi demo korupsi, ternyata mereka itu melakukan korupsi di desanya dan saya pecat. Dalam kesempatan ini, saya instruksikan seluruh kades jangan ikut aksi demo korupsi, akan saya pecat," kata Alex Noerdin.Seperti diberitakan sebelumnya -- seperti halnya Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman -- nama Alex Noerdin dikaitkan dengan dugaan korupsi di kabupaten itu dalam sejumlah aksi unjuk rasa sekelompok masyarakat.Kelompok masyarakat tersebut telah melakukan demo di KPK Jakarta, Kejaksaan Tinggi, kantor Gubernur Sumsel dengan jumlah massa yang cukup besar. Terakhir aksi digelar oleh Koalisi Peduli Pemberantasan Korupsi (KPPK) Musi Banyuasin. Bahkan, para pendemo menuduh korupsi yang dilakukan Alex lebih besar dari Gubenur Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Puteh."Peresmian pagi ini membuktikan pembangunan Musi Babyuasin berjalan terus. Murid sekolah gratis, 46,6 persen dari 212 desa sudah terlayani air bersih. Sekarang sudah berdiri sekolah internasional di Sekayu yang setara dengan sekolah di Singapura, 20 persen dari APBD untuk biaya pendidikan. Saya tanya apakah di Musi Banyuasin ini benar ada korupsi," kata Alex Noerdin.Menurut Alex Noerdin, aksi demo akhir-akhir ini dilakukan orang-orang bukan berasal dari Musi Banyuasin. "Kenapa orang luar mau mengatur kita. Makanya saya minta kades jangan ikut-ikutan. Waspadai gerak gerik warganya yang memprovokasi," kata orang nomor satu di daerah kaya minyak dan gas ini.Tetapi, dia minta maaf kepada seluruh rakyat Musi Banyuasin sebab masih banyak pembangunan yang belum selesai. "Saya masih 1,8 tahun lagi menjadi bupati. Tapi saya yakin 80 persen penduduk di sini akan menikmati air bersih langsung minum pada akhir 2006 nanti," janjinya. (nrl/)


Berita Terkait