Annan Puji Rekonstruksi Aceh

Annan Puji Rekonstruksi Aceh

- detikNews
Jumat, 22 Apr 2005 17:01 WIB
Jakarta - Sekjen PBB Kofi Annan menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan Indonesia dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh. Sekjen PBB berharap bisa bekerja sama terus dengan Indonesia dalam hal penanggulangan bencana dan tsunami tersebut.Hal itu dikatakan Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal usai mendampingi pertemuan Presiden SBY dengan Sekjen PBB di sela-sela KAA di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4/2005)."Sekjen PBB Kofi Annan mengatakan, PBB menanyakan secara teknis pengangkutan bantuan di lapangan serta mengenai master plan (rencana induk) yang baru saja ditandatangani presiden megenai rekonstruksi dan rehabilitas di Aceh. Dan Kofi Annan memuji langkah Presiden SBY tersebut," papar Dino.Dalam pertemuan bilateral tadi juga dibicarakan mengenai reformasi di tubuh PBB. Sekjen PBB telah memberikan preview lebih lanjut dan meminta dukungan Indonesia untuk melakukan reformasi PBB tersebut.Dalam tanggapannya, SBY menyatakan sudah pasti mendukung reformasi PBB itu. "Khususnya untuk meningkatkan peran multilateral di dalam tubuh PBB dan juga untuk mengubah struktur Dewan Keamanan (DK) PBB yang merupakan aspek penting bagi kita," kata Dino.Pembentukan Komisi Ahli PBB untuk menangani masalah Timtim juga dibahas. Tapi Indonesia tetap pada prinsipnya hanya akan mengacu pada kinerja Komisi Kebenaran danPersabahatan yang dibentuk RI dan Timor Leste."Kita menganggap penyelesaian bilateral RI dan timor Leste adalah yang paling baik. Tapi memang tidak menutup pintu untuk menerima masukan dari Commission of Expert. Kemungkinan itu ada, meskipun posisi kita tetap tidak berubah berdasarkan Komisi Kebenaran dan Persahabatan," urai Dino.Perundingan GAM dan RI di Helsinki juga dibahas secara sepintas. Sekjen PBB mendukung dan gembira melihat proses pembahasan informal antara RI dengan GAM. "Sekjen PBB berharap pertemuan itu dapat mencapai suatu penyelesaian politik yang menuju kedamaian dan komprehensif," demikian Dino. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads