"Teriak thagut, thagut, gitu," kata Kapolres Banyumas AKBP Aziz Andriansyah usai penggerebekan rumah Ibnu di Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Selasa (11/4/2017).
Thagut merupakan istilah yang berarti sikap menyembah benda atau sesuatu selain Tuhan. Kata ini juga merujuk pada aktivitas mengabaikan perintah Tuhan dan lebih mementingkan aturan atau hal lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak jelas maksud Ibnu. Dia segera ditangkap setelah menerobos masuk dengan menggunakan sepeda motor matic ke halaman Mapolres Banyumas di Jl Letjen Sumarto. Kemudian dia secara membabi buta menyerang 2 polisi, Bripka Irfan dan Bripka Karsono, dengan menggunakan parang. Kedua polisi itu terluka di bagian lengan dan punggung.
"Dia memiliki sangkur dan semacam pedang," jelas Aziz.
Ibnu mengenakan ikat kepala dengan lambang mirip ISIS. Aksinya terhenti setelah sejumlah polisi turun tangan. Pria yang mengenakan penutup kepala saat beraksi ini, dibekuk.
(try/try)











































