DetikNews
Selasa 11 April 2017, 16:27 WIB

Novel Baswedan Diteror

Disiram Air Keras, Novel Baswedan Langsung Telepon Kapolri

Jabbar Ramdhani - detikNews
Disiram Air Keras, Novel Baswedan Langsung Telepon Kapolri Novel Baswedan (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta -

Kunjungi 20detik untuk video-video menarik lainnya



Penyidik senior KPK Novel Baswedan menelepon Kapolri Jenderal Tito Karnavian beberapa saat setelah mengalami teror. Novel melaporkan penyiraman air keras itu setelah menunaikan salat subuh.

"Tadi pagi saya habis salat subuh, yasinan, di tengah-tengah itu saya melihat ada telepon dari Novel. Baru saya jawab setelah yasinan. Novel menyampaikan dia diserang dengan air keras," ujar Tito kepada wartawan setelah menjenguk Novel di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

Novel, dalam sambungan telepon, mengaku sudah berada di rumah sakit. Kepada Novel, Tito menyatakan langsung meminta jajarannya ke lokasi.

"Kapolres saya minta untuk pimpin langsung, saya telepon Kapolres segera dan lanjut saya minta lakukan pengamanan di RS dan di kediaman," ucap Tito.

Saat membesuk, Tito menyebut Novel sudah dapat berkomunikasi. Namun penglihatannya kabur diduga karena air keras yang disiramkan pelaku teror.

"(Kami) sudah membuat tim khusus gabungan dari Polres, kemudian dari Polda, di-backup Mabes Polri. Kita akan berusaha untuk mengungkapnya," kata Tito.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan. Lokasi masjid itu sekitar 4 rumah dari kediaman Novel di Jalan Deposito T Nomor 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakut.

Saat ini Novel dipindahkan dari RS Mitra Keluarga ke RS Jakarta Eye Center, Menteng, untuk penanganan medis lanjutan.
(fdn/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed