JK Minta Aparat Penegak Hukum Lebih Serius Perangi Terorisme

JK Minta Aparat Penegak Hukum Lebih Serius Perangi Terorisme

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 11 Apr 2017 15:27 WIB
JK Minta Aparat Penegak Hukum Lebih Serius Perangi Terorisme
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi langkah kepolisian dalam menangani aksi teror yang terjadi di Tuban, Jawa Timur, dan Banyumas, Jawa Tengah. Bagi JK, aksi itu menjadi peringatan bagi semua bahwa kelompok-kelompok radikal masih ada dan berkeliaran.

"Masih adanya berapa tempat ada aksi teror, seperti di Jawa Timur itu, itu memperingatkan kita bahwa kelompok-kelompok radikal yang mengadakan teror bersenjata masih ada dan berkeliaran di beberapa tempat," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017).

JK meminta pemerintah dan aparat penegak hukum lebih serius memerangi terorisme. Namun di pihak lain, JK mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil melumpuhkan pelaku teror.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena terbukti enamnya kena tembak dan kalau kita baca dari Anda, yang mengadakan perlawanan itu polisi lalu lintas, ya kan. Sama yang terjadi di Jalan Thamrin, jadi kita apresiasi polisi itu bukan hanya polisi antiteror yang mengatasi, juga polisi lalu lintas," ucapnya.

Tindakan perlawanan dari pihak kepolisian dinilai sebagai bentuk kesiagaan dari aparat yang berada di lapangan.

"Jadi itu memperingatkan kita bahwa masih ada (teror), tapi kita juga apresiasi kepolisian itu. Jadi sesuai dengan apa yang selalu tertulis di baju polisi 'Turn Back Crime'. Itulah jadi mereka secara keseluruhan," tuturnya.

Aksi penyerangan terhadap anggota Polres Tuban terjadi pada Sabtu (8/4) lalu. Enam pelaku tewas setelah sempat kabur dan terjadi baku tembak dengan kepolisian.

Sedangkan hari ini, seorang lelaki bercadar menyerang Polres Banyumas, Jawa Tengah. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menduga pelaku masih terkait dengan teror Tuban. (fiq/idh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads