Mahfud MD Yakini Polisi Bisa Ungkap Penyiram Air Keras ke Novel

Mahfud MD Yakini Polisi Bisa Ungkap Penyiram Air Keras ke Novel

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Selasa, 11 Apr 2017 13:49 WIB
Mahfud MD Yakini Polisi Bisa Ungkap Penyiram Air Keras ke Novel
Foto: Dok ACC Sulawesi
Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD meyakini polisi dapat mengungkap motif penyiraman air keras Novel Baswedan. Sebab polisi punya rekam jejak baik dan cepat dalam mengungkap kejahatan pidana umum.

"Kalau tidak ungkap ini akan aneh, polisi kita di luar urusan korupsi, polisi kita ini sangat hebat sangat membanggakan," ujar Mahfud usai penyambutan hakim MK Prof Saldi Isra di Lobi Gedung Depan, Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017).

Apa yang dikatakan Mahfud memang benar adanya. Kehebatan polri bahkan dapat disamakan dengan polisi kriminal dari Scotland, Inggris. Mulai dari kasus mutilasi hingga perampokan dapat terungkap dalam waktu singkat dan cepat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi kita bisa ungkap orang dimutilasi, ya-kan ? Tangan di Pasuruan, kepala di Jember ketemu pelakunya kemudian Rian bisa diungkap, dan terakhir yang dibunuh Dimas Kanjeng bisa diungkap," paparnya.

Mahfud sendiri tidak ingin menduga motif dan pelaku teror terhadap Novel Baswedan. Lantaran ada banyak perkara kasus korupsi yang ditanganinya

"Terutama kasus peran Novel dengan integritas dan ketegasannya melawan korupsi. Nah orang bisa menduga-menduga cuma kalau itu banyak sekali, kalau menuding ada kaitan E-KTP itu ada puluhan orang, lalu siapa dibelakangnya? kemudian ada korupsi lain ditangani Novel," paparnya.

"Tentu sebabnya kita berpikir harus polisi yang mengungkap ini dengan sungguh-sungguh," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Novel Baswedan mendapati 'serangan subuh' dari dua orang tidak dikenal. Akibatnya Novel harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat siraman air keras di wajah. (edo/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads