Jepang Minta Maaf pada Korban Kekerasan Pra & Pasca PD II

Jepang Minta Maaf pada Korban Kekerasan Pra & Pasca PD II

- detikNews
Jumat, 22 Apr 2005 13:45 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang meminta maaf kepada seluruh korban penyiksaan tentara Jepang baik sebelum dan sesudah Perang Dunia (PD) II. Jepang berharap melalui KAA bisa lebih mempererat hubungan dengan negara-negara di Asia dan Afrika.Hal itu dikatakan PM Jepang Junichiro Koizumi dalam pandangan umumnya di arena KAA di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4/2005).Pada masa lalu, Jepang melalui keinginan untuk berkuasa dan agresinya, telah menimbulkan kerusakan luar biasa dan penderitaan terhadap orang-orang di sejumlah negara khususnya di Asia. "Melalui KAA ini dengan semangat kemanusiaan, Jepang mengungkapkan permintaan maaf yang mendalam dan penghormatan bagi para korban," kata Koizumi.Jepang tidak akan lari dari kenyataan sejarah tersebut. Jepang juga berusaha menyelesaikan permasalahan berkepanjangan akibat penyiksaan tersebut melalui jalur damai."Jepang berusaha tidak menghilangkan kejadian pada masa perang dunia ini dan akan menyelesaikannya tanpa melalui jalur kekerasan. Karena kami sekali lagi, ingin menciptakan kedamaian dunia di masa yang akan datang," tutur Koizumi.Jepang akan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara di Asia dan Afrika dan akan memberikan bantuan serta sumbangan dana bagi negara-negara yang membutuhkan di Asia dan Afrika."Kami ingin meningkatkan tiga sektor, yaitu perkembangan ekonomi, terciptanya perdamaian dan peningkatan kerjasama internasional," kata Koizumi.Jepang juga mendukung reformasi yang akan dilakukan di tubuh PBB. "Jepang juga menaruh perhatian pada perdamaian khususnya di Kamboja, Timtim dan Afghanistan serta mendukung kemerdekaan di Palestina dan sangat anti pada terorisme dan senjata pemusnah massal," demikian Koizumi. (nrl/)


Berita Terkait