Saldi Mengaku Didoktrin Mahfud MD Ikut Seleksi Hakim Konstitusi

Saldi Mengaku Didoktrin Mahfud MD Ikut Seleksi Hakim Konstitusi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Selasa, 11 Apr 2017 12:50 WIB
Saldi Mengaku Didoktrin Mahfud MD Ikut Seleksi Hakim Konstitusi
Saldi Isra (ari/detikcom)
Jakarta - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra mengaku didoktrin mantan Ketua MK Mahfud MD untuk mengikuti seleksi pengganti Patrialis Akbar. Doktrin itu membuat Saldi luluh ikut seleksi hingga akhirnya dipilih oleh Presiden Joko Widodo.

"Pak Mahfud doktrin saya habis-habisan supaya jangan menolak tantangan ada depan mata," ujar Saldi dalam sambutan di Lobi depan Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017).
Saldi Mengaku Didoktrin Mahfud MD untuk Daftar Hakim Konstitusi

Mahfud MD, lanjut Saldi, salah satu pihak yang mendorong dirinya untuk daftar calon hakim MK. Terlebih kedua pria itu sering duduk bersama sebagai Panitia seleksi (Pansel) Penasihat KPK.

"Sudah seperti makan obat, ketika dalam proses menjadi hakim MK. Tidak pagi, siang dan sore," sambungnya.
Saldi Mengaku Didoktrin Mahfud MD untuk Daftar Hakim Konstitusi

Saldi mengaku sebagai pakar hukum tata negara memiliki cita-cita sebagai hakim konstitusi. Namun Saldi melihat usia dan pengalaman hidup yang didapat, dirasa belum cukup menjabat sebagai hakim MK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi situasi meminta lain, mungkin ini menjadi jalan hidup lain, jalan sejarah saya masuk lebih cepat ke MK. Saya berpikir ketika itu saya belum menjadi figur tepat karena usia, tapi karena didorong banyak pihak, pada akhirnya saya pikir mungkin ini periode tepat masuk MK," pungkas Saldi.

Diberitakan sebelumnya usai dituntun sumpah ole Presiden Joko Widodo di Istana pagi tadi. Saldi yang tiba di Gedung MK disambut delapan hakim lain dan langsung menandatangai pakta integritas. (edo/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini