Irsyad diduga mengenal enam pelaku penembakan anggota polisi di Tuban, Jawa Timur. Dia juga diduga mengetahui rencana penyerangan itu.
"(Keterkaitan Irsyad) Melakukan pertemuan dengan para pelaku penembakan anggota Polri Polres Tuban di Kendal sehingga yang bersangkutan diduga mengetahui perencanaan aksi teror namun masih dilakukan pendalaman," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar kepada detikcom, Selasa (11/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada polisi, Irsyad mengaku mengenal 6 pelaku teror Tuban karena sama-sama sebagai anggota Jamaah Anshorut Daulah (JAD). Mereka sempat melakukan pertemuan pada 3 April dan 6 April.
"Hari ini akan dilaksanakan penggeledahan di rumah yang bersangkutan," kata Boy.
Selain itu, Irsyad diketahui juga pernah mengirim logistik ke Poso.
"Pada tahun 2016 melakukan pengiriman sejumlah uang kepada L yang kemudian digunakan untuk pengiriman logistik ke Poso," tuturnya. (idh/fdn)










































