Novel Diteror, Djarot: Kami Makin Kuat Perang Lawan Koruptor

Novel Baswedan Diteror

Novel Diteror, Djarot: Kami Makin Kuat Perang Lawan Koruptor

Nathania Riris Michico - detikNews
Selasa, 11 Apr 2017 12:21 WIB
Novel Diteror, Djarot: Kami Makin Kuat Perang Lawan Koruptor
Djarot di Kramat Jati / Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom
Jakarta - Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat angkat bicara soal penyiraman air keras oleh orang tak dikenal kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Djarot mengaku kaget dan mengecam teror tersebut.

"Tentu saja saya kaget, tadi pas shalat subuh ada informasi seperti itu, ini merupakan tindakan kriminal, bukan sekadar intimidasi," kata Djarot usai bertemu warga di Keramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).

Melihat hal ini, Djarot pun menegaskan akan semakin menggalakkan pemberantasan korupsi. Hal ini menjadi bukti bahwa korupsi masih harus diperangi.

"Ini semakin menguatkan kami 'perang' terhadap koruptor untuk membangun pemerintahan bersih tanpa pandang bulu," ujar Djarot.

Mantan wali kota Blitar itu juga menyebut tindakan penyiraman air keras tersebut sudah termasuk tindak kriminal. Dia berharap agar polisi segera bisa menangkap pelaku.

"Pak Novel Baswedan penyidik KPK senior, berarti ada teror intimidasi. Udah teror, kriminal kalau sudah ada siram air keras," tegasnya.

"Saya minta pribadi melacak dan menangkap pelaku," tambahnya.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal saat berjalan pulang dari masjid usai salat subuh. Dia kini dirawat intensif di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Novel Baswedan sendiri selama ini menangani kasus-kasus besar yang ada di KPK. Dia merupakan penyidik yang dianggap tidak pandang bulu dalam menangani kasus. Salah satu kasus besar yang saat ini dia tangani adalah kasus korupsi e-KTP.

Download 20detik di appstore dan playstore



(nth/imk)


Berita Terkait