"Saya sangat prihatin, karena masih ada kekerasan yang menimpa siapa saja. Kita memang fokus di perlindungan anak dan perempuan. Tapi terlepas beliau petugas senior KPK beliau juga warga Jakarta yang harus diberikan rasa aman juga," kata Sandiaga di Fakuktas Ekonomi UHAMKA, Jalan Raya Bogor KM 23, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).
Sandiaga menilai tindakan terhadap Novel Baswedan merupakan ancaman pada penegak hukum. Ia meminta aparat untuk mengusut kasus teraebut hingga tuntas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi teror terhadap Novel terjadi setelah dia salat berjamaah di Masjid Al Ikhsan. Ketika pulang jalan kaki ke rumah, ada dua orang yang berboncengan motor.
Keduanya lalu mendekati Novel. Setelah itu, mereka menyiramkan Novel menggunakan cairan yang diduga air keras tersebut.
Saat ini polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Keterangan saksi-saksi didalami.
(fdu/imk)










































