"Video itu tidak dimaksudkan untuk menyulut kontroversi, tapi justru untuk memperlihatkan realitas dan fakta sosial politik yang terjadi di tengah-tengah kita," ujar Raja saat dihubungi detikcom, Senin (10/4/2017).
Raja mengatakan saat ini masih banyak ujaran kebencian yang beredar di masyarakat. "Jadi misalkan kalau ada yang bertanya, atau ada (kata-kata) 'ganyang Cina', misalkan, ya itu faktual. Ada video-video, ada foto-foto yang memang di aksi-aksi kemarin itu ada. Ada ujaran atau pidato-pidatonya, orasi-orasinya mengarah itu, itu ada, itu fakta," kata Raja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan itu merupakan yang menjadi alasan utama kami, ini tidak hanya soal menang-kalah di Jakarta, tapi apakah memang kita sebagai sebuah bangsa memang bisa bertahan dengan semakin menguatnya kekuatan yang semacam itu," ucap Raja.
"Ya saya mengatakan itu untuk menggugah kembali nation building kita yang belum selesai sebenarnya. Dan kita tidak bisa pura-pura bahwa masalah itu sudah selesai dengan fakta itu," ujar Raja.
(nvl/jor)











































