Presiden PKS: Tak Boleh Sebar Rasa Takut di Pilkada DKI

Presiden PKS: Tak Boleh Sebar Rasa Takut di Pilkada DKI

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 21:40 WIB
Presiden PKS: Tak Boleh Sebar Rasa Takut di Pilkada DKI
Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman berharap penyelenggaraan Pilgub DKI putaran kedua berjalan tanpa ada penyebaran rasa takut. Dia juga menginginkan pemilu ini berjalan baik tanpa intimidasi kepada masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya.

"Pilkada bisa dijalankan dengan sejujurnya, seadil-adilnya, tidak boleh ada kecurangan, tidak boleh ada. Tidak boleh ada money politics, tidak boleh ada intimidasi, tidak boleh ada penyebaran rasa takut. Biarkan masyarakat menentukan pilihannya sendiri," ujar Sohibul saat menghadiri pertemuan tokoh-tokoh di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jl Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (10/4/2017).

Menurut Sohibul, dengan membiarkan masyarakat menentukan pilihannya sendiri, hal itu dapat mengurangi eskalasi politik yang begitu panas menjelang pemilihan. Dia juga turut berharap suasana ketegangan yang dialami saat ini dapat segera cair.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insyaallah ketegangan akan turun, dan kita akan mendapatkan pemimpin yang baik, yang dipimpin secara demokratis," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama menyebutkan pertemuan yang digelar malam ini untuk memberikan suasana kedamaian bagi masyarakat. Menurutnya, saat ini memang suasananya tegang, tapi hal itu tidak boleh menyurutkan semangat persatuan bangsa Indonesia.

"Sekarang ini kan banyak pertentangan. Kita ini kan bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika, bagaimana tokoh-tokoh ini menciptakan suatu yang kondusif. Oleh sebab itu, pemilu ini diimbau untuk aman dan kondusif," kata Rhoma.

Dia juga tidak ingin berbicara lebih lanjut mengenai pertemuan malam ini. Rhoma hanya mengungkapkan pertemuan dilangsungkan untuk memberikan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat.

"Ini bagaimana menyelamatkan bangsa agar tetap kondusif," imbuhnya. (knv/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads