Cegah Penodongan, Ahok Ingin Manajemen Angkot Dipegang TransJ

Pilgub DKI Putaran Kedua

Cegah Penodongan, Ahok Ingin Manajemen Angkot Dipegang TransJ

Bisma Alief Laksana - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 18:59 WIB
Cegah Penodongan, Ahok Ingin Manajemen Angkot Dipegang TransJ
Ahok (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta - Pada Minggu (9/4) kemarin terjadi penodongan di angkot KWK-T.25 rute Rawamangun-Pulogebang, Jakarta Timur. Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi solusi bahwa semua angkot harus di bawah manajemen TransJakarta.

"Makanya manajemen semua angkot harus di bawah TransJakarta," ujar Ahok di markas detikcom, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (10/4/2017).

Menurut Ahok, bergabungnya angkot dengan TransJakarta akan lebih membuat standar keamanan bisa disamakan dengan TransJakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi keamanan bisa kita buat standar yang sama," kata Ahok.

Sebelumnya, Risma Otaviani (25) dirundung ketakutan teramat sangat saat ditodong Hermawan (28) di angkot KWK-T.25 (Rawamangun-Pulogebang). Risma saat itu sedang menggendong Dafa Ibnu Hafiz, putranya yang masih balita.

Peristiwa itu terjadi di Jl I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku sebelumnya naik dari depan kantor Perumnas III.

Setiba di lampu pengatur lalu lintas Buaran, tak jauh dari bisokop Buaran, pelaku mengeluarkan sebilah pisau. Pelaku kemudian memaksa para penumpang menyerahkan HP, uang, dan perhiasan. (bis/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads