Muhaimin Tidak Paksa Tiga Pentolan PKB Gabung ke DPP
Jumat, 22 Apr 2005 01:58 WIB
Jakarta - Ketua Umum Dewan Tanfidz PKB Muhaimin Iskandar, tidak memaksa Mahfud MD, Ali Masykur Musa dan Khofifah Indar Parawansa untuk bergabung ke dalam DPP pimpinannya.Pernyataan ini disampaikan Muhaimin kepada detikcom sebelum rapat Tim Formatur PKB di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2005) malam. "Terserah saja, kita juga tidak maksain kok, " kata Muhaimin yang juga Sekretaris Tim Formatur PKB.Menurut Gus Imin, pihaknya memberi keleluasaan kepada ketiganya untuk bergabung atau tidak dalam DPP PKB periode 2005-2010. Tidak ada paksaan bagi ketiga mantan DPP PKB tersebut untuk duduk kembali.Disisi lain, kubu Gus Imin masih optimis untuk dapat mengajak ketiganya bergabung dalam DPP PKB. Pihaknya akan berusaha keras untuk dapat meminta ketiga mantan DPP itu bergabung di periode pimpinan dirinya. "Kita akan ajak terus sampai mau. Mudah-mudah mereka tidak bersikukuh untuk tidak bergabung," ujar Gus Imin. Sebagai Sekretaris Tim Formatur, dirinya belum mau menyebutkan siapa saja nama calon DPP yang akan membantunya di PKB. "Malam ini kita hanya baru inventarisasi nama saja," tambahnya. Alwi-Gus IpulBerkaitan dengan permintaan Alwi Shihab dan Syaifullah Yusuf kepada Depkumham agar hasil Muktamar II PKB tidak diakui, Muhaimin meminta agar Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awalludin, bersikap lebih objektif."Kiat berharap Menkumham kondisi objektif di lapangan," jelas Muhaimin. Menurutnya, Muktamar II PKB berjalan sesuai dengan AD/ART partai. Muhaimin berharap agar Menkumham menilai Muktamar II PKB secara objektif. Bila hal itu dilakukan maka tidak akan menimbulkan permasalahan baru.
(ism/)











































