Didampingi Kadisdik Provinsi Sumut Arsyad Lubis, Erry melihat pelaksanaan UNBK dari luar ruangan.
"Hari ini kita memantau pelaksanaan ujian nasional untuk tingkat SMA. Di SMA Negeri 4 ini digelar Ujian Nasional Berbasis Komputer. Kita berharap berjalan lancar," kata Erry dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Senin (10/4/2017).
Gubernur Erry menyampaikan tahun ini terjadi peningkatan yang signifikan terhadap SMA dan SMK yang melaksanakan UNBK. Sementara tahun lalu sekolah yang melaksanakan UNBK hanya 99 sekolah, tahun ini mencapai 1.500 sekolah.
"Ini hal yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Peningkatannya sangat signifikan. Kita berharap tahun depan semakin banyak lagi sekolah yang melaksanakan UNBK," tuturnya.
Dengan UNBK, lanjut Erry, hal itu tentu akan sangat memberi kemudahan, baik dari sisi distribusi kertas ujian, kebocoran soal, maupun dari segi efektivitas waktu pemeriksaan hasil ujian.
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memantau pelaksanaan UNBK di Medan. (Jefris Santama/detikcom) |
Karena itu, ia kembali berharap tahun depan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK semakin meningkat.
"Kita berharap targetnya bisa 70-80 persen sekolah melaksanakan UNBK tahun depan. Tapi memang untuk UNBK ini ada kendala yang kita hadapi, salah satunya persoalan ketersediaan komputer dan juga jaringan internet," ujarnya.
"Karena masih banyak di daerah-daerah lain yang kondisinya masih sulit terjangkau jaringan internet. Kalau persoalan listrik, mudah-mudahan tidak ada masalah lagi kecuali ada persoalan teknis," tuturnya. (idh/rvk)












































Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memantau pelaksanaan UNBK di Medan. (Jefris Santama/detikcom)