Ketua MPR Bicara soal Aksi Terorisme di Tuban

Ketua MPR Bicara soal Aksi Terorisme di Tuban

Dadan Rahadian - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 16:47 WIB
Ketua MPR Bicara soal Aksi Terorisme di Tuban
Foto: Dadan Rahadian/detikcom
Jakarta - Enam terduga teroris menyerang pos polisi di Tuban, Jawa Timur, akhir pekan lalu. Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai aksi terorisme tidak memiliki tempat di negara Pancasila.

"Bagi para pelaku teror, tidak tersedia sejengkal tanah pun untuk tinggal dan melakukan aktivitas di Indonesia," ujar Zulkifli saat menghadiri Milad ke-100 Pondok Pesantren Cintawana, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (10/4/2017).

Baca: Menengok Pos Polisi di Tuban yang Ditembaki Teroris

Zulkifli juga menyinggung soal tindakan makar. Selain bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara, tindakan makar dikategorikan pelanggaran yang pelakunya bisa dihukum berat.

"Makar itu hati-hati, kesalahannya harus berat (yakni) bisa kehilangan kewarganegaraan, bisa dikatakan subversi," katanya.

Untuk diketahui, enam terduga teroris yang menyerang pos polisi di Tuban sempat melarikan diri dengan mobil. Setelah dikejar dan diadang, mobil ditinggalkan pelaku di tepi jalan.

Baca: Aksi Baku Tembak Teroris Tuban Jaringan JAD

Seluruh penumpang dan sopir kabur ke kebun di sekitar perkampungan Desa Beji, Kecamatan Jenu. Brimob dan Densus Antiteror 88 mengepung dan terjadi baku tembak. Enam teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berniat balas dendam itu tewas diterjang timah panas. (ega/nwy)


Berita Terkait