Menlu Libya Bantah Alasan Khadafi Soal Khatib
Kamis, 21 Apr 2005 22:02 WIB
Jakarta - Ada agenda lebih penting. Itulah alasan yang dikemukakan mengenai batalnya Pemimpin Libya Moammar Khadafi menghadiri Konferensi Asia Afrika di Jakarta. Jadi bukan karena tidak boleh menjadi khatib di Masjid Istiqlal.Hal itu ditegaskan Menlu Libya Abdulrahman Muhammad Syalgum saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri pidato penjelasan mengenai reformasi PBB oleh Sekjen PBB Kofi Annan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2005)."Banyak presiden dan pemimpin lainnya tidak datang karena memiliki agenda atau acara lainnya. Itu normal," tukas Syalgum saat ditanya mengapa Khadafi batal ke Jakarta.Dia pun membantah dengan tegas mengenai alasan ketidakhadiran Khadafi karena tidak boleh ke Kota Surabaya dan tidak boleh menjadi khatib."Tidak. Saya tidak berpikir demikian. Ada agenda di Libya, dan itu lebih penting bagi kami. Kami memiliki hubungan yang baik dengan Indonesia. Jadi jangan menginterpretasikan macam-macam dengan ketidakdatangan Khadafi," tandas Syalgum.Khadafi batal ke Jakarta sehingga tidak menghadiri Konferensi Asia Afrika. Jadwal lainnya pun batal, yakni menjadi khatib di Masjid Istiqlal Jakarta, menghadiri istigotsah di Surabaya, dan bertemu ormas Islam, serta menghadiri Kongres Umat Islam Indonesia.Menag Muhammad Maftuh Basyuni sudah buka kartu. Batalnya kehadiran Khadafi, seperti disampaikan Wakil Ketua Organisasi Islam di Libyia Ahmad Syarif, setelah permintaan Khadafi untuk menjadi khatib di Istiqlal tidak dijawab pemerintah Indonesia.Basyuni beralasan, karena yang hadir banyak kepala negara, maka lebih bijaksana kalau yang menjadi khatib adalah tuan rumah. Namun Khadafi diizinkan untuk menjadi imam salat Jumat di Istiqlal, lalu diberi kesempatan menyampaikan pidato perkenalan kepada jamaah dan akan disediakan penerjemah.Namun rupanya Khadafi bersikukuh ingin menjadi khatib sehingga memilih tidak datang ke Jakarta untuk menghadiri agenda utama, yakni Konferensi Asia Afrika. Sebanyak 130 pengawal keamanan Khadafi pun check out Kamis siang dari sejumlah hotel di Jakarta.
(sss/)











































