"Sebenarnya surat suara yang pertama mengacu pada DPT putaran pertama. Kemudian kita cek DPT putaran kedua nanti. Pasti ada kekurangan karena kan DPT putaran per kan lebih sedikit dibanding putaran kedua," kata Sumarno di KPU DKI Jakarta Jl Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (10/4/17).
KPU DKI Jakarta sedang mengecek jumlah surat suara tersebut. Jadi, jika terdapat kekurangan surat suara, langsung dapat disampaikan kepada pihak percetakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumarno menjelaskan sampai saat ini distribusi surat suara sudah sampai ke tingkat kota.
"Distribusi surat suara sudah disampaikan, sampai di tingkat kota, sudah disortir, sudah dilipat, kemudian juga sebentar lagi akan didistribusikan ke kecamatan, kelurahan, dan nanti menjelang pemungutan suara ke TPS-TPS," ujar Sumarno.
Selain surat suara, KPU DKI telah melakukan persiapan lain. Seperti tinta, bilik suara, dan beberapa form yang harus diberi hologram.
"Bilik suara, tinta suara, kita menggunakan yang lama, itu juga sudah siap. Tinggal formulir hari ini akan didistribusikan. Formulir itu agak lama karena harus ditempeli hologram satu per satu, walaupun tidak semua. Yang lainnya sudah siap," tuturnya. (tor/tor)











































