HUT RMS, 22 Pos Pengamanan Disiagakan di Maluku

HUT RMS, 22 Pos Pengamanan Disiagakan di Maluku

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2005 19:51 WIB
Ambon - Jelang HUT RMS pada 25 April, aparat di Maluku siaga. Untuk mengantisipasi upaya provokasi, sedikitnya tujuh zona ditentukan dan 22 pos pengamanan ditempatkan di daerah rawan. Dari 22 pos tersebut, 9 pos pengamanan disiagakan di wilayah Kudamati. Kesembilan pos itu berada di Jl. Siwabessy, kantor Metro TV, Farmasi Atas, kantor Lurah, lorong Goga, Tugu Dolan, rumah Jhon Rea, dan rumah Moses Tuanakotta.Pos-pos ini akan dijaga oleh aparat brimob dan Polres pulau Ambon dan pulau-pulau Lease. Sementara pos di rumah pimpinan eksekutif FKM/RMS dr Alex Manuputty ditempati satuan Brimob Kalimantan Barat.Informasi yang berhasil dihimpun detikcom, sejumlah daerah rawan di Kudamati yang sering dijadikan sebagai lokasi peringatan upacara HUT RMS, kini dijaga ketat satuan Brimob Kalbar. "Kami sudah sejak sebulan lalu di lokasi Kudamati untuk melakukan penjagaan ketat," ujar anggota Brimob Kalbar yang enggan menyebutkan namanya kepada detikcom. Pos-pos lainnya tersebar pada wilayah kecamatan Sirimau, Baguala, Saparua, Leihitu, Salahutu dan Haruku.Menurut Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Leonidas Braksan, dalam apel gelar pasukan, Kamis (21/4/2005) sore ini, pasukan akan mulai ditempatkan di 22 pos tersebut Jumat (22/4/2005) besok mulai pukul 07.00 WIT. "Pukul 07.00 pasukan sudah siap di pos masing-masing. Ini kita lakukan untuk mengantisipasi 25 April nanti," ujarnya.Dikatakan juga, pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan oleh para perwira menengah terhadap pos-pos tersebut. "Jadi kelak, jika ada yang posnya kosong, kami akan panggil dan posnya untuk mempertanggungjawabkan," tegasnya.Kapolres meminta agar semua personel dapat menjalankan tugas dengan baik dan profesional. "Kami harapkan Anda juga dapat berinteraksi dengan warga masyarakat di sekitar pos anda," cetus Kapolres.Pantauan detikcom di sejumlah tempat di kota Ambon, berbagai spanduk untuk mengimbau agar warga Maluku selalu menempatkan kebersamaan dan menjaga stabilitas keamanan tampak marak di sudut-sudut kota. Bahkan koalisi organisasi kepemudaan Maluku juga menggelar puluhan spanduknya di berbagai tempat strategis di Ambon.Di lain sisi, aksi sweeping di malam hari terus digelar. "Sasaran kita melakukan sweeping terhadap kendaraan pada malam hari untuk menemukan senjata tajam maupun bahan peledak," ungkap Direktur Lantas Polda Maluku, AKPB Herman Agus Purnomo kepada wartawan di tempat terpisah.Hingga kini, pihaknya belum menemukan sebuah benda pun yang dicurigai maupun senjata tajam dari aksi sweeping malam hari itu. (asy/)


Berita Terkait