Adi Handoko disebutkan beralamat di Dukuh Limbangan, Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Memang ada nama tersebut, tapi berdasarkan keterangan pengurus desa, Adi meninggal pada 2015 silam karena sakit.
Kades Rejosari Barat, Setiarso, menunjukkan surat kematian Adi kepada detikcom. Di situ tertulis, Adi meninggal Sabtu, 12 September 2015. "Sudah dimakamkan di TPU sini," kata Setiarso, Senin (10/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat Kematian Adi Handoko Foto: Robby Bernardi/detikcom |
"Meski sudah meninggal, pernah ada paket dari Cirebon atas namanya," tambah Setiarso.
Setiarso tak tahu kenapa identitas Adi Handoko ada di lokasi baku tembak terduga teroris dengan polisi di Tuban, Sabtu (9/4).
Soal nama Endar Prasetiyo (32) yang turut disebut ikut dalam baku tembak tersebut, Setiarso membenarkan yang bersangkutan beralamat di wilayahnya. Endar adalah adik Adi Handoko. Dia sebelumnya tinggal di rumah yang berada di gang sempit itu sendirian, tapi sering bepergian.
Rumah yang pintunya tak dikunci itu kini kosong. Ayah Endar sudah meninggal, ibu ikut anak ke Weleri, Kendal. Dua saudara juga tinggal di tempat lain.
Saat ini polisi tengah mencocokkan data 6 terduga teroris yang tewas dalam baku tembak di Tuban. Sekadar diketahui berdasarkan rilis kepolisian, empat terduga teroris teridentifikasi, yakni:
1. Adi Handoko
Tempat, tanggal lahir: Batang, 29 Maret 1983
Alamat: Dk. Limbangan, Kec. Tersono, Kab. Batang
2. Nama : Satria Aditama
Tempat, tanggal lahir: Semarang, 28 Oktober 1998
Alamat: Jalan Taman Karonsih, Kec. Ngaliyan - Semarang
No. Paspor : B4284092
3. Nama : Yudhistira Rostriprayogi
Tempat, tanggal lahir: Kendal, 14 Februari 1998
Alamat: Ds. Cepokumulyo, Kec. Gemuh, Kab. Kendal
4. Nama : Endar Prasetyo
Tempat, tanggal lahir: 28 Juni 1985
Alamat: Dk. Limbangan, Kec.Tersono, Kab. Batang
Dua terduga teroris lainnya masih diidentifikasi. Ke-6 jasad saat ini berada di RS Bhayangkara Polda Jatim.
(try/try)












































Surat Kematian Adi Handoko Foto: Robby Bernardi/detikcom