Video yang diberi judul #BeragamItuBasukiDJarot di-posting Ahok sehari lalu melalui akun Instagram-nya, @basukibtp. Dilihat detikcom pada Senin (10/4/2017) sekitar pukul 13.25 WIB, video tersebut sudah dilihat 285.983 kali dan disukai lebih dari 63 ribu netizen.
Pada awal video itu ditampilkan gaya era perjuangan hingga ketika Soekarno-Hatta menyampaikan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Masyarakat dari berbagai suku dan etnis, ras, serta golongan juga ditampilkan pada tiap frame-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saudara-saudaraku seluruh warga Jakarta, kita akan tunjukkan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya jargon, tapi sudah membumi di Jakarta," demikian awal narasi video ini.
Foto: Screenshot Instagram dan Twitter Ahok |
Kemudian adegan berganti dengan menunjukkan kini Jakarta sudah jauh lebih baik. Anak-anak bisa bersekolah dengan damai serta anak muda menikmati olahraga dan kegemaran mereka di RPTRA yang disediakan Pemprov DKI. Mereka juga tampak menari tarian daerah, ada juga ondel-ondel di antara scene-scene video.
"Siapa pun kalian, dari mana asal usul kalian. Saudara semua adalah saudara sebangsa dan setanah air dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama," bunyi narasi terus berganti.
Video tersebut juga menampilkan para pemimpin umat lintas agama saling bersalaman, mereka berdoa bersama dengan cara masing-masing. Kemudian ada juga petugas atau pasukan oranye tengah membersihkan sungai yang sudah terlihat sangat bersih.
Lalu ada scene saat timnas bulu tangkis berjuang dan berhasil menjadi juara. Momen itu membuat semua warga bersorak gembira. Salah satu anggota timnas yang berhasil mengharumkan nama bangsa digambarkan berasal dari etnis Tionghoa. Terlihat juga seorang anak dari etnis Tionghoa tengah memberi hormat kepada bendera Merah Putih saat mengikuti upacara dengan siswa SD lainnya.
"Jangan tanyakan apa agamamu. Tapi tanyakan apa yang telah kau perbuat untuk Jakarta. Tapi tanyakan apa yang telah kau perbuat untuk Jakarta."
Di akhir video dengan backsound yang cukup menyentuh itu, tampak Ahok dari dalam mobil tengah melihat ke arah jalan. Di luar terlihat petugas PPSU sedang bekerja membersihkan jalan. Lalu, dari dalam mobil yang ditumpanginya, Ahok terlihat tengah ditunggu Djarot bersama pendukung keduanya di pinggir jalan.
Ahok-Djarot lalu tampak menyapa warga dengan kemeja khas kotak-kotak. Dalam kesempatan itu, Djarot menggendong anak kecil. Pada momen kampanye itu dituliskan tagline #BeragamituBasukiDjarot. Sebelum video berakhir, muncul tulisan 'Basuki-Djarot' dengan lambang nomor dua. Di bawahnya tertulis kalimat '19 April 2017 Pilih Keberagaman'.
Foto: Screenshot Instagram dan Twitter Ahok |
Dalam video yang ada di Twitter, tampak sekelompok pria berkopiah tengah berdemo dan berunjuk rasa. Scene selanjutnya ada petugas yang tengah menangani bom.
Video ini menjadi kontroversi karena dinilai menyudutkan pria berkopiah sebagai pelaku kerusuhan. Ulama Aa Gym meng-upload ulang video yang di-posting Ahok di Twitter di akun Instagram-nya, @aagym, dua jam lalu. Dia menambahkan caption bernada kritik.
"Semoga Pa AHOK tak membuat lagi video kampanye yang menyudutkan umat Islam. Bila ingin menang silakan lakukan dengan cara terhormat. Bila ingin menunjukkan kehebatan etnis Tionghoa silakan saja tanpa harus menjelekkan umat Islam," tulis Aa Gym. (elz/tor)












































Foto: Screenshot Instagram dan Twitter Ahok
Foto: Screenshot Instagram dan Twitter Ahok