"Kami sudah sampaikan mengenai apa yang sudah kami lakukan dalam lima tahun ini. Kami jadikan dalam lima buku yang disusun KPU," kata Ketua KPU Juri Ardiantoro setelah bertemu dengan Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/4/2017).
Tujuh orang itu, selain Juri, adalah Ida Budhiati, Ferry Kurnia Rizykiyansyah, Sigit Pamungkas, Arief Budiman, Hasyim Asy'ari, Hadar Nafis Gumay, plus Sekjen KPU Arief Rahman Hakim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga menyampaikan ke Presiden mengenai persiapan Pilkada 2018 dan persiapan Pemilu Serentak 2019," kata Juri.
Persiapan kedua pergelaran itu dilaksanakan sejak tahun ini. Mereka juga ingin pihak pemerintah dan DPR segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggara Pemilu.
"Kami juga menyampaikan komitmen, walaupun kami nanti sudah tidak menjabat, namun kami tetap punya komitmen kuat memperkuat KPU," tuturnya.
Besok, 11 April, para komisioner KPU yang baru akan dilantik. Komisioner KPU saat ini telah menyiapkan saran agar KPU bisa bekerja cepat, meski RUU Penyelenggara Pemilu belum juga selesai menjadi UU, agar pembahasan RUU itu tak menjadi alasan keterlambatan kerja KPU. (dnu/idh)











































