Penodongan di Angkot, Sumarsono: Itu Belum Terintegrasi TransJ

Penodongan di Angkot, Sumarsono: Itu Belum Terintegrasi TransJ

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 13:25 WIB
Penodongan di Angkot, Sumarsono: Itu Belum Terintegrasi TransJ
Foto: Heladnia Ultri Lubis
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menanggapi aksi penodongan dan penyanderaan penumpang angkutan kota (angkot) KWK-T25 (Rawamangun-Pulogebang). Sumarsono mengatakan kejadian itu akibat angkot belum terintegrasi dengan bus TransJakarta.

"Yang sekarang terjadi, itu pasti belum dalam satu koridor terintegrasi dengan busway, saya kira gitu," ujar Sumarsono usai menghadiri acara HKTI, di Ruang Expo Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Senin (10/4/2017).

Pernyataan Sumarsono tersebut berkaitan dengan adanya rencana pengintegrasian antara angkot KWK dengan bus TransJakarta. Menurut Sumarsono, saat ini masih ada beberapa pihak yang belum terintegrasi dalam satu jalur subsistem transportasi TransJakarta.

"Masih ada beberapa yang belum terintegrasi. Kalau semua sudah masuk, kami insya Allah nanti akan aman karena ada standar operasional yang harus dipenuhi setiap KWK, misalnya harus tertutup pintunya, iya kan," kata Sumarsono.

Lebih lanjut, Sumarsono mengatakan KWK tentu akan diamankan fasilitasnya. Selain itu jalur yang diambil oleh KWK, disebut Sumarsono, hanya melalui jalur lingkungan yang ramai masyarakat.

"Angkot KWK itu dia hanya lewat jalan lingkungan, sampai ujung ya dia ditampung oleh TransJakarta sehingga tidak mungkin ada penodongan-penodongan dijalan kecil yang sifatnya lingkungan seperti itu," tuturnya.

Sumarsono juga menegaskan bahwa sudah dilakukan tindak lanjut atas kejadian itu. Dia menyebut pelaku juga telah diamankan.

"Kalaupenyendaraan korban itu jelas SOP kita langsung ditangani pidana polisi, artinya olehpolsek setempat dan itu sudah amankan, nggak ada masalah,"pungkasnya.

Anda menyaksikan video khas 20detik



(aan/rvk)


Berita Terkait